Senin, 25 Juni 2012

tips dan trik Perawatan Dasar Untuk Kulit Berjerawat

Tips dan trik Perawatan Dasar Untuk Kulit Berjerawat

Paras cantik akan makin terlihat ketika kanvasnya bersih dan terawat. Karenanya tak heran jika seseorang yang merasa kurang nyaman dengan warna asli kulitnya akan berusaha menutupi kekurangannya dengan makeup tebal. Padahal, ketika kulit sering ditimpa dengan makeup, apalagi produknya tidak tepat, justru akan menyiksa kulit itu sendiri. Kuncinya terletak pada pemilihan produk kosmetika yang tak akan merusak kondisi kulit. Berikut adalah saran pakar kecantikan kulit, Heidi A. Waldorf, M.D., dari Mount Sinai Medical Center mengenai cara dasar menjaga kecantikan kulit yang berjerawat.
 
Sebelum memilih produk,
sebaiknya Anda mempersiapkan diri dengan alat-alat yang membantu untuk aplikasi makeup. Siapkan satu set kuas makeup dasar yang lembut, dari kuas eyeshadow, eyeliner, pemulas pipi, dan bedak. Kuas yang tepat akan membuat aplikasi lebih mudah dan tidak membuat kulit teriritasi. Kuas harus dibersihkan secara rutin, bisa dengan shampo bayi atau cairan khusus pencuci kuas makeup. Waldorf menyarankan untuk menggunakan aplikator sekali pakai, untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang justru akan merusak kulit. Begitu pula maskara, agar terhindar dari penyebaran bakteri yang terkolonisasi, disarankan untuk mengganti maskara setiap beberapa bulan sekali.

Salah satu masalah yang sering muncul saat berurusan dengan kecantikan kulit adalah masalah jerawat. Biasanya, jerawat muncul karena kulit teriritasi oleh kosmetik, dan umumnya terlihat pada wanita usia 20-30an. Bekas-bekas jerawat yang menghiasi wajah biasanya akan ditutupi dengan makeup, padahal ketika melakukan hal ini, justru bisa bikin jerawat baru. Untuk kondisi seperti ini, Waldorf menyarankan untuk mencari produk yang aman untuk kulit berjerawat. Namun, sayangnya, meski sudah tercantum bebas komedo dan bebas jerawat sekalipun, masih ada produk yang bisa menyebabkan jerawat, untuk hal ini, memang kembali ke cocok-tidaknya pada kulit masing-masing orang. Tentunya, untuk kulit yang bermasalah seperti ini, perlu dihindari pula makeup yang berbahan dasar minyak karena bisa menyumbat pori-pori kulit wajah.

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi kulit berjerawat adalah kilap yang dihasilkan oleh minyak. Ketika makeup yang bebas minyak atau foundation yang berbahan dasar air tercampur dengan sebum pada kulit, warnanya akan menyimpang, dan tidak menutup kulit dengan sempurna. Disarankan Waldorf untuk memilih produk yang berlabel "oil control". Pasalnya, produk-produk seperti ini memiliki zat yang berkonsentrasi tinggi untuk menyerap minyak. Bedak tabur khusus wajah (facial loose powder) bisa dijadikan pilihan bedak usai mengoleskan foundation atau concealer untuk menyempurnakan tampilan pada wajah. Jangan lupa untuk selalu membawa kertas penyerap minyak pada wajah (blotting paper) untuk mengurangi tampilan minyak tanpa harus menghapus banyak makeup di sela-sela waktu.



Sangat penting untuk mereka yang memiliki masalah jerawat pada kulitnya agar berdiskusi dengan ahli kulit agar bisa mendapatkan obat yang tepat untuk dioleskan harian. Waldorf mengatakan, banyak pasiennya yang mengeluhkan bahwa obat oles yang diberikan seringkali membuat makeup yang akan dioleskan setelahnya terasa licin dan tidak menempel pada kulit. Ia menerangkan, bahwa ini terjadi karena obatnya belum benar-benar kering, triknya adalah membiarkan obat antijerawat tersebut meresap sempurna dulu. Pasalnya, obat jerawat mengandung banyak formula. Disarankan untuk menggunakan produk dari bahan gel atau lotion agar cepat meresap.

Waldorf juga mengatakan, bahwa beberapa terapi untuk kulit berjerawat akan meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari. Disarankan, agar tidak melupakan penggunaan tabir surya. Jika tidak suka dengan bahannya yang terasa berat dan lengket, bisa gunakan pelembap yang sudah mengandung pelindung matahari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar