Selasa, 31 Juli 2012

Sampah Medis Limbah medis rumah sakit


A.     Pengertian Sampah Medis

Limbah medis ad/ sampah yg berasal dari pelayanan medis, perawatan, gigi, veteranary, farmasi at/ yg sejenis, penelitian, pengobatan, perawatan, penelitian at/ pendidikan yg menggunakan bahan-bahan yg beracun, infeksius, berbahaya atau bisa membahayakan kecuali jika dilakukan pengamanan tertentu.
Menurut Depkes RI. Limbah medis ad/ berbagai jenis buangan yg dihasilkan rumah sakit & unit-unit pelayanan kesehatan yg mana dpt membahayakan & menimbulkan gangguan kesehatan bagi pengunjung, masyarakat terutama petugas y menanganinya.
Limbah medis ad/ umumnya 10-15% limbah yg dihasilkan o/ sarana pelayanan kesehatan.

B.       Kategori Limbah Medis

—  Limbah farmasi ad/ limbah yg mengandung bahan-bahan farmasi. Cotoh : Obat-obatan yg kadaluwarsa at/ tidak diperlukan lagi, item yg tercemar at/ berisi obat.
—  Limbah patologis ad/ jaringan at/ potongan tubuh manusia. Contoh : bagian tubuh, darah & cairan tubuh yg lain termaasuk janin.
—  Limbah citotoksik ad/ bahan yg terkontaminasi at/mungkin terkontaminasi dgn obat citotoksik selama peracikan, pengangkutan at/ tindakan terapi citotoksik.
—  Limbah Kimia ad/ dihasilkan dari penggunaan kimia dlm tindakan medis, vetenary, laboratorium, proses sterilisasi & riset. Contoh: reagen di laboratorium, film u/ rontgen, desinfektan yg kadaluarsa at/ sudah tdk diperlukan, solen. Limbah ini kategori limbah berbahaya jika memiliki beberapa sifat (toksik, korosif (pH12), mudak terbakar, reaktif (mudah meledak, bereaksi dg air, rawan gocangan), genotoksik.
—  Limbah radio aktif ad/bahan yg terkontaminasi dgn radio isotop yg berasal dari penggunaan medis at/ riset radionukleida. Asal limbah ini a/l dari tindakan kedokteran nuklir, radio immunoassay & bakteriologis yg dpt berupa padat, cair, & gas. Contoh : cairan yg tdk terpakai dari terapiradioaktif at/ riset di laboratorium.
—  Limbah plastik ad/ bahan plastik yg dibuang o/ klinik, rumah sakit & sarana pelayanan kesehatan lain seperti barang-barang dissposable yg terbuat dari plastik & juga pelapis peralatan & perlengkapan medis.
—  Limbah dgn kandungan logam berat berat tinggi seperti baterai, thermometer yg pecah, alat pengukur tekanan darah.
—  Wadah bertekanan seperti tabung gas anestesi, gas gas cartridge, kaleng aerosol, peralatan terapi pernafasan, oksigen dlm bentuk gas at/ cair.

C.     Pengelolaan Sampah Medis

1.      Penimbunan (Pemisahan & Pengurangan)
            Proses pemilihan & reduksi sampah hendaknya merupakan proses yg kontinyu yg pelaksanaanya harus mempertimbangkan: kelancaran penanganan & penampungan sampah, pengurangan volume dgn perlakuan pemisahan limbah B3 & non B3 serta menghindari penggunaan bahan kimia B3, pengemasan & pemberian label yg jelas dari berbagai jenis sampah u/ efisiensi biaya, petugas & pembuangan.

2.      Penampungan
Penampungan sampah ini wadah yg memiliki sifat kuat, tdk mudah bocor  at/ berlumut, terhindar dari sobek at pecah, mempunyai tutup & tdk overload.
Penampungan dlm pegelolaan sampah medis dilakukan perlakuan standarisasi kantong & kontainer seperti dgn menggunakan kantong yg bermacam warna seperti telah ditetapkan dlm Permenkes RI no. 986/Men.Kes/Per/1992 dimana kantong berwarna kuning dgn lambang biohazard u/ sampah infeksius, kantong warna ungu dgn simbol citotoksik u/limbah citotoksik, kantong warna merah dgn simbol raioaktif u/ limbah radioaktif & kantong berwarna hitamdgn tulisan “domestik”

2)      Pengangkutan eksternal :
ü  Pengangkutan sampah medis ketempat pembuangan di luar (off-site).
ü  Pengangkutan eksternal memerluakan prosedur pelaksanan yg tepat & harus dipatuhi petugas yg terlibat.
ü  Prosedur tersebut termasuk memenuhi peraturan angkutan lokal.
ü  Sampah medis diangkut dlm kontainer khusus, harus kuat & tdk bocor.

3).  Pengolahan & Pembuangan
Metoda yg digunakan u/ mengolah & membuang sampah medis tergantung pd faktor-faktor khusus yg sesuai dgn institusi yg berkaitan dgn peraturan yg berlaku & aspek lingkungan yg berpengaruh terhadap masyarakat.
Teknologi pengolahan sampah medis (medical waste) yg mungkin diterapkan ad/
Incenerasi
3)      Teknologi pengolahan sampah medis (medical waste) yg mungkin diterapkan ad/
—   Incenerasi
—   Sterilisasi dgn uap panas/ autoclaving (pd kondisi uap jenuh bersuhu 121°C)
—   Sterilisasi dgn gas (gas yg digunakan berupa ethylene oxide at/ formaldehyde)
—   Desinfeksi zat kimia dgn proses grinding (menggunakan cairan kimia sebagai (desinfektan)
—   Inaktivasi suhu tinggi
—   Radiasi dgn ultraviolet at/ ionisasi radiasi seperti Co60
—   Microwave treatment
—   Grinding & shredding (proses homogenisasi bentuk at/ukuran sampah)
—   Pemampatan/ pemadatan, dgn tujuan u/ mengurangi volume yg terbentuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar